UTANG NAIK, INDONESIA MAKIN BAIK. KOK BISA???
Utang Negara Indonesia yang sangat besar saat ini semakin ramai dibicarakan, tetapi sangat banyak yang melakukan penilaian dan pemahaman yang kurang tepat demi kepentingan masing-masing pihak. Artikel ini akan membahas utang Indonesia saat ini dan mungkin dapat menjawab kekhawatiran Anda.
Kamu pasti belakangan ini sering denger banyak orang yang ribut-ribut dan mengomentari Pemerintah mengenai utang negara yang semakin besar. Faktanya memang demikian, utang Negara Indonesia semakin naik dari tahun ke tahun .Mulai dari tahun 2013 sampai 2017 utang semakin naik dan pada tahun 2018 dihitung outlooknya sudah mencapai 387,4 T. Grafiknya bisa kamu lihat pada grafik di bawah ini:
Kamu pasti belakangan ini sering denger banyak orang yang ribut-ribut dan mengomentari Pemerintah mengenai utang negara yang semakin besar. Faktanya memang demikian, utang Negara Indonesia semakin naik dari tahun ke tahun .Mulai dari tahun 2013 sampai 2017 utang semakin naik dan pada tahun 2018 dihitung outlooknya sudah mencapai 387,4 T. Grafiknya bisa kamu lihat pada grafik di bawah ini:
Belakangan,kenaikan besarnya utang ini seringkali jadi wacana politik. Nah, pada artikel ini, Saya mau menegaskan saja bahwa saya nggak berminat bahas sisi politiknya sama sekali. Saya cuma mau mengupas fenomena ini dari Postur APBN. Secara garis besar, ada tiga hal utama yang mau saya bahas dalam artikel ini:
- Utang Pemerintah Meningkat, Apa Alasannya ?
- Apakah Utang Pemerintah dikelola dengan baik ?
- Apakah Utang Pemerintah masih Aman ?
Oke.. Langsung saja kita bahas...
FIRST THING FIRST .. :D
Nah... sebelum kita membahas lebih ke teknisnya, mari coba memahami kalimat " Utang Naik, Indonesia makin baik". Kenapa Saya mengatakan hal demikian, bukannya seharusnya utang yang semakin besar adalah malapetaka?Coba kita ubah konteks negara dalam kalimat saya menjadi seseorang saja. Sekarang coba kita berpikir menggunakan Common Sense kita, kenapa sih utang dinaikin terus? Ia.. yang pertama karena kebutuhan yang semakin besar. Kemudian yang kedua mungkin saja karena ingin menghindari kenaikan harga pada masa mendatang sehingga ia berutang untuk mendapatkan barang lebih murah. Kemudian yang paling penting adalah, kita menaikkan utang kita karena kita yakin kita sanggup membayar.
Ibaratnya yang dulunya gaji kita hanya 5 juta dan mampunya berutang membeli motor, sekarang gaji kita menjadi 15 juta kita bakalan berani berutang membeli Rumah karena kita yakin sanggup membayar utang tersebut. Memang pastinya ada resiko-resiko lain dengan utang yang semakin banyak, tetapi kita tau bahwa keadaan kita semakin membaik.
Hal tersebut juga dapat kita relasikan dengan kondisi utang Negara kita. Memang jika hanya berpikir menggunakan Common Sense mungkin saja tidak sesuai dengan teknisnya, nah ... saya bakalan langsung membahas ini dengan menghubugkannya dengan Postur APBN kita dan Data yang ada.
***
1. UTANG PEMERINTAH MENINGKAT, APA ALASANNYA ?
Sebelumnya pernah gak sih muncul dipikiran kalian, mengapa Pemerintah kita membuat utang? Katanya Indonesia ini kaya, kok ngutang terus?
Oke... yang pertama ia Indonesia memang kaya, kaya akan SDA dan Keanekaragamannya tapi Indonesia tidak kaya dalam hal perekonomiannya dibanding negara lain atau bisa dibilang juga uang negara kita jika dibandingkan dengan negara lain seperti Amerika Serikat, itu jauh dibawah. Lah kan kita bisa nyetak uang sebanyak-banyaknya... . Tidak segampang itu Ferguso ... :D tindakan mencetak uang sebanyak-banyaknya bakalan menjatuhkan negara ini dalam 1 malam.
Nah, kemudian inti dari Pemerintah membuat utang adalah untuk mengejar ketertinggalan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta kebutuhan masyarakat yang mendesak sehingga diperlukannya uang lebih maka dibuatlah utang.Mungkin dari penjelasan diatas sudah memberikan penjelasan yang lumayan kenapa utang pemerintah terus meningkat belakangan ini. Ia memang Pemerintah kita pada beberapa tahun belakangan ini fokus pada Infrastruktur dan terus membangun, hal ini membutuhkan dana yang sangat besar. Apabila kita bandingkan dalam kurun waktu 2012-2014 dan 2015-2017, utang pemerintah bertambah dari Rp609,5 triliun menjadi Rp1.166 triliun yang mengalami kenaikan sebesar 191%.
Angka yang sangat besar namun sangat mempengaruhi alokasi belanja produktif. Hal ini yang nantinya bakalan memberikan dampak postif pada negara kita.
Walaupun angkanya besar, tapi tenang saja, hal tersebut belum melanggar UU Nomor 17 2003 tentang keuangan negara mengenai defisit maksimal 3% terhadap PDB dan rasio utang kurang dari 60% dari PDB.
FYI :D, sebenarnya sebelum kita ngutang kita udah tau kita bakalan ngutang. Maksudnya, sebelum APBN diterapkan, APBN mesti disahkan oleh DPR sewaktu diajukan oleh Presiden dan selalu dari masa kemasa kita menerapkan anggaran defisit pada APBN kita yang which is kita pasti bakalan buat utang. Nah kalo misalnya kita ngomen untuk tidak ngutang lagi, hal itu jadi aneh, karena perwakilan kita atau DPR sendiri sudah menyetujui hal tersebut.
Memang hasil dari belanja produktif ini sebagian besar tidak bisa kita rasakan secara langsung. Seperti contohnya program Pemerintah dalam memberikan Kartu Indonesia Pintar. Mungkin sekarang hal itu tidak akan bisa menunjukkan efek besar, tetapi mungkin 10 tahun mendatang Indonesia akan mampu memanfaatkan bonus demografinya(rata-rata usia produktif/tenaga kerja kita mencapai 70%) karena adanya persiapan Pemerintah dalam membantu Generasi Muda untuk bersekolah dan belajar. Contoh lainnya juga seperti pembangunan Gedung atau Layanan umum yang tunggu selesai baru dapat dirasakan hasilnya. Layanan Umum khususnya juga bakalan memberikan dampak pada ekonomi negara kita, seperti contohnya Pembuatan MRT di Jakarta yang diyakini mampu menaikkan pendapatan Negara.
2. APAKAH UTANG PEMERINTAH DIKELOLA DENGAN BAIK ?
Nah ... kita udah tau nih, kenapa utang kita terus meningkat. Kita juga udah belajar bahwa utang tersebut akan menambah jumlah belanja produktif yang sebagian efeknya nanti bakalan kita rasakan beberapa tahun kedepan.
Akan tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa kita menciptakan uang yang banyak. Untuk itu Negara harus mampu mengelola utang itu dengan baik, jangan sampai nanti ASN gak dibayar gajinya karena buat bayar utang hehehe :D.
Tapi ASN gak usah khawatir nih, karena utang kita masi dikelola dengan baik loh. Dibawah, saya akan melampirkan beberapa data dan bakalan saya jelasin dengan sesimpel mungkin .
Akan tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa kita menciptakan uang yang banyak. Untuk itu Negara harus mampu mengelola utang itu dengan baik, jangan sampai nanti ASN gak dibayar gajinya karena buat bayar utang hehehe :D.
Tapi ASN gak usah khawatir nih, karena utang kita masi dikelola dengan baik loh. Dibawah, saya akan melampirkan beberapa data dan bakalan saya jelasin dengan sesimpel mungkin .
- Utang kita kepada negara lain/ asing menurun, yang membuat perekonomian kita bisa stabil walapun perekonomian dunia lagi goncang. Ibaratnya kita ngutang sama Amerika 10 Dollar, nah tiba tiba perekonomian dunia guncang, yang tadinya 1 Dollar itu Rp 10 Ribu sekarang jadi 20 Ribu. Nah kitakan bayar utang ke Amerika nantinya pake Dollar nih, kenapa? Kan yang dipinjami kekita kan 10 Dollar yang literally kita juga harus bayarnya pake Dollar. Artinya, yang tadinya sebelum perekonomian goncang kita bayar utangnya Rp 100 Ribu (10 ribu * 10) sekarang kita malah bayar 200 Ribu rupiah(20 ribu * 10), nah hal seperti ini buat rugikan. Nah untungnya Pemerintah mengurangi utang Pemerintah kepada pihak luar/asing agar hal seperti ini dapat dihindari. Sedikit tambahan, sebenarnya Negara kita paling banyak ngutang sama rakyatnya sendiri dan utang luar negeri itu lebih sedikit. Hal ini sudah menjadi Program Pemerintah sejak lama dan yang paling mencolok adalah penerbitan obligasi atau Surat Utang Negara.
- Kenaikkan rasio utang dengan tingkat bunga tetap terhadap total utang pemerintah. Data menunjukkan bahwa dalam 4 tahun terakhir rasio ini meningkat dari 86,3% ke 89,6%. Hal ini berarti risiko utang pemerintah tidak terlalu terpengaruh oleh situasi pasar yang tidak stabil (floating).
- Resiko beban utang atau pembayaran cicilan utang untuk tiap tahun menurun karena jatuh tempo utang yang semakin lama. Istilahnya begini, misalnya kamu pengen beli mobil harga 100 juta, gaji kamu per bulan hanya Rp 10 juta. Penjual mobil nawarin pembelian dengan sistim kredit, pilihan 1 : Rp 4 juta untuk 25 bulan, sedangkan pilihan 2 : Rp 5 juta untuk 20 bulan. Agar belanja produktif kamu naik, kamu bakalan milih pilihan pertamakan, yang nantinya bakalan dapat Rp 6 juta untuk belanja produktif dibandingkan pilihan 2 hanya dapat Rp 5 juta. Hal itu juga sama dengan posisi utang Negara kita.
3. APAKAH UTANG PEMERINTAH MASIH AMAN ?
Nah tadi kita udah bahas mengenai pengelolaan Utang Negara kita.
Sekarang kita bakalan bahas apakah utang kita termasuk kategori aman dengan besarnya angka utang kita. Singkatnya, ia.. utang negara kita tergolong aman bahkan jika dibandingkan dengan negara-negara lain indonesia malahan menjadi salah satu negara dengan rasio utang terendah.
Maksudnya rasio utang terendah apa ya ?
Jadi dalam konteks ini... untuk memandang apakah utang itu masi aman atau tidak, itu tergantung dari negaranyakan. Karena kondisi tiap negara itu berbeda. Misalnya ada Negara yang utangnya besar banget tapi Negara itu gak masalah karena mereka isi penduduknya sultan semua heheh :D, atau dalam kata lain penerimaan negara seperti contohnya dari pajak negara tersebut sangat tinggi.
Nah Indonesia juga begitu dengan reformasi perpajakan dan kebijakan kebijakan lainnya yang mendorong pendapatan ekonomi dan pendapatan negara menyebabkan PDB kita semakin naik. Artinya, rasio utang kita terhadap PDB kita itu semakin kecil, ini yang juga yang saya maksud bahwa Indonesia makin ngutang karena Indonesia mampu membayarnya.
***
Demikianlah ulasan saya mengenai utang Pemerintah kita saat ini.Semoga dengan membaca artikel ini, kamu jadi nggak cuma terpapar oleh berita-berita singkat yang hanya membahas “kulit luar”-nya saja. Tapi juga mendapatkan pembahasan yang komprehensif sehingga bisa memahami logikanya sekaligus memahami rantai sebab-akibatnya juga. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kamu semua, terimakasih :D
DON'T BE A PSYTRAP, COZ IT'S HURT A LOT OF PEOPLE :"V ~STANNERS...
Source:
https://www.kemenkeu.go.id/
http://www.djppr.kemenkeu.go.id/#/id/page/home
Artikel yang bermanfaat.
ReplyDeletePsytrap is Djuan Adj**g
ReplyDeleteMantuull
ReplyDeleteMantulll ๐
ReplyDeleteKak, bener bener sangat ampuh nih alat pembesarnya, sekarang penampilanku jadi berbeda berkat produk kaca pembesar dari @Djuan77Shopp makasih ya ka atas sarannya :)
ReplyDeleteWah jadi seneng nih bisa berbagi
DeleteKamu seneng saya juga seneng :"v
KOK BAGUS
ReplyDeletewah artikelnya menarik sekali kaka, apalagi qutes yang paling akhir. Bukankah begitu? ;)
ReplyDeleteNice Post Broo, Lanjutkan .....
ReplyDeleteNtapppp
ReplyDeleteTerimakasih kak infonya. Sangat bermanfaat
ReplyDeleteTerima kasih infonya kak, bermanfaat sekali๐๐
ReplyDeleteMakasih infonya kak
ReplyDelete